Break News

Sticky Grid(3)

teknologi

wisata{#d70f81}

olahraga{#fcb315}

internasional{#32bba6}

nasional{#1BAEE0}

LATEST POSTS

Holding Asuransi Segera Dibentuk Bulan Ini

item-thumbnail
ilustrasi
INDONESIA: NEXT SUPERPOWER -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan pembentukan holding asuransi bisa terealisasi di bulan ini. Untuk saat ini, holding bagi perusahaan asuransi BUMN akan dipimpin oleh PT Bahana Pembinaan Usaha. (more)

“Yang kami sampaikan, bahwa pembentukan holding ini sudah hampir final. Jadi pada Februari 2020 ini holding asuransi akan berdiri,” kata Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, di Jakarta, Rabu (5/2).

Selain Bahana, perusahaan asuransi lain yang bakal melebur dalam holding ini adalah Jasa Raharja, Jasindo, Askrindo dan Jamkrindo. Kehadiran holding asuransi diharapkan bisa memperkuat transformasi dari sisi keuangan, manajemen risiko, pengelolaan investasi dan produk.

“Serta dari sisi perhitungan aktuaria supaya ke depan tidak terulang lagi (masalah) produk seperti Jiwasraya Saving Plan, yang memiliki investasi saham gorengan,” tambahnya.

Ke depan, pihaknya akan terus memantau dan mengeluarkan kebijakan baru dalam pembentukan holding ini. Nantinya, akan ada fungsi pengelolaan portofolio investasi, manajemen risiko serta kepatuhan untuk menghindari masalah investasi di Jiwasraya.

“(Holding Asuransi) kan digunakan sebagai kendaraan untuk transformasi asuransi secara keseluruhan,” ujarnya.
Baca selengkapnya »

Timnas U-22 Indonesia Kalahkan Laos di SEAGames2019, Indra Sjafri: Target Tercapai

item-thumbnail
ilustrasi


INDONESIA: NEXT SUPERPOWER -- Timnas U-22 Indonesia lolos ke semifinal SEA Games 2019. Indonesia melaju usai menang 4-0 atas Laos. Keberhasilan ini juga dibantu dengan hasil imbang Thailand, skor 2-2, melawan Vietnam. (baca)

Berikut komentar dari pelatih Timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, usai pertandingan:

"Alhamdulillah hari ini target pertama lolos ke semifinal telah tercapai. Kami nanti akan melakukan game lagi hari Sabtu tanggal 7 Desember 2019."

"Pertandingan hari ini kami lakoni dengan sangat baik. Walaupun di babak pertama sedikit kurang bagus. Mungkin karena beberapa pemain sudah main 5 kali. Dan, ada 2 pemain yang masih cedera."

"Dengan rotasi 3 pemain, jadi harus maklum. Babak pertama belum panas, belum maksimal."

"Tapi ini harus disyukuri, dan bersiap-siap untuk semifinal dengan interval satu hari. Dan, kami akan beri prioritas recovery pemain agar bisa main di tanggal 7."
Baca selengkapnya »

Presiden @Jokowi Raih Asian of The Year, Menlu Retno: Bukti Leadership RI Diakui Dunia

item-thumbnail
ilustrasi


INDONESIA: NEXT SUPERPOWER -- Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi memberi selamat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendapat penghargaan Asian of The Year 2019 dari The Strais Times Singapura. Retno mengatakan penghargaan itu bukti leadership atau kepemimpinan Jokowi diakui oleh dunia. (baca)

"Selamat kepada bapak Presiden Jokowi bahwa telah dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 dari Straits Times Singapore," kata Retno di sela Bali Democracy Forum (BDF) ke-12 di gedung BDNCC, Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (5/12/2019).

"Ini menunjukkan leadership Indonesia yang diakui tidak hanya di kawasan tapi oleh dunia," imbuhnya.

Retno turut bangga atas penghargaan yang didapat Jokowi itu. Menurutnya, penghargaan itu tak lepas dari kepemimpinan Jokowi dalam ASEAN Outlook on Indo-Pasific.

"Salah satu leadership beliau yang secara spesifik dimuat di dalam pemberitaan tadi adalah leadership beliau di dalam membentuk, membangun konsep leadership beliau untuk ASEAN Outlook on Indo-Pacific," ujar Retno.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi dianugerahi Asian of The Year dari media The Straits Times Singapura. Jokowi menyebut anugerah Asian of The Year 2019 itu untuk bangsa Indonesia.

"Terima kasih. Ini kehormatan bukan untuk saya semata-mata, tapi untuk Indonesia," kata Jokowi lewat Instagram, Kamis (5/12).
Baca selengkapnya »

Pusat Teknologi Roket Ditetapkan Jadi Pusat Unggulan Iptek LAPAN

item-thumbnail
ilustrasi


INDONESIA: NEXT SUPERPOWER -- Pusat Teknologi Roket (Pustekroket) dan Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) LAPAN ditetapkan menjadi Pusat Unggulan Iptek (PUI), sedangkan Pusat Teknologi Satelit (Pusteksat) dan Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh (Pusfatja) LAPAN menerima Sertifikat Akreditasi Pranata Litbang yang diberikan oleh Komite Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) dalam acara Apresiasi Lembaga Litbang Tahun 2019 di Auditorium BJ Habibie Gedung BPPT II, Senin (2/12). (sumber)

Acara tersebut di hadiri oleh Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang P. S. Brodjonegoro, Sekretaris Menristek/BRIN Ainun Na’im, Deputi Penguatan Riset dan Pengembangan Muhammad Dimyati, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ismunandar, Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kemal Prihatman, Plt. Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Soewignyo, Kepala Litbang Pemerintah Kementerian, Kepala Litbang Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), serta tamu undangan lainnya

Menristek/BRIN dalam arahannya mengatakan riset Indonesia masih harus perlu ditingkatkan, karena menurut 'The Global Competitiveness Report' Tahun 2019, Daya Saing Indonesia masih berada pada peringkat 50 dari 141 negara. Salah satu komponen dari pilar kapabilitas inovasi untuk mendukung daya saing adalah kualitas/keunggulan lembaga litbang (research institution prominence).

“Hal ini menunjukan pentingnya peningkatan kualitas lembaga litbang, sehingga dapat menghasilkan produk hasil litbang yang dapat dikomersialisasikan dan meningkatkan daya saing Indonesia. Dan ini merupakan salah tugas Kemenristek/BRIN dalam melakukan sinergitas riset dan inovasi seluruh lembaga litbangjirap (penelitian pengembangan pengkajian penerapan) yang dimulai dari perencanaan sampai hilirisasi, sehingga meminimalisir adanya tumpang tindih riset, mengoptimalkan sumberdaya yang digunakan, terjadinya fokus unggulan penelitian serta efisiensi penggunaan anggaran,” ujar Bambang.

Bambang mengapresiasi 18 Lembaga Litbang Penerima Penetapan Pusat Unggulan Iptek (PUI) 2019 dan mendorong Lembaga Litbang tidak hanya dalam Pusat Unggulan Iptek (PUI) saja, tetapi PUI naik kelas menjadi Sains Techno Park (STP) agar mampu bersaing di level internasional.

"Untuk Pusat Unggulan Ilmiah tidak boleh cukup sampai menjadi PUI saja, tetapi harus naik kelas menjadi STP, harus semakin giat melakukan inovasi dan melahirkan produk inovasi yang bisa meningkatkan daya saing," ungkap Menteri Bambang

Sementara itu dalam laporannya, Plt. Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Soewignyo menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan apresiasi kepada seluruh pelaku litbang, baik Lembaga Litbang Pemerintah, Lembaga Litbang Daerah dan Lembaga Litbang Industri. Hingga akhir tahun Kabinet Indonesia Kerja Oktober 2019, output yang telah dihasilkan yaitu: 137 Pusat Unggulan Iptek; 15 BPPD Berkinerja Utama; 69 Pranata Litbang Terakreditasi, dan peningkatan jumlah kepesertaan Badan Usaha/Industri untuk mendapatkan IIRDI Award sebanyak 22 lembaga.

“Pada tahun 2019, melalui kegiatan Apresiasi Lembaga Litbang ini akan diberikan; Penetapan 18 Pusat Unggulan Iptek; Apresiasi kepada 3 (tiga) BPPD Berkinerja Utama; Penyerahan 24 Sertifikat Akreditasi Pranata Litbang; Apresiasi kepada 7 Lembaga Litbang Industri Inovatif/IIRDI Award. Selain itu, sampai dengan tahun 2019, adapun beberapa pencapaian kinerja outcome kelembagaan yang telah dihasilkan antara lain 833 paten; 2442 publikasi internasional; 2969 publikasi nasional; 3544 kerjasama riset nasional; 1094 kerjasama riset internasional; 20302 kerjasama non riset; 6686 kontrak bisnis dalam rangka hilirisasi produk unggulan lembaga litbang,” tutur Patdono Soewignyo.
Baca selengkapnya »

Bulog Buka Supermall Pangan Terbesar

item-thumbnail
ilustrasi
INDONESIA: NEXT SUPERPOWER -- Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) meluncurkan supermall pangan pertamanya dengan nama PangananDotCom.

Peluncuran tersebut dilakukan di Komplek Pergudangan Bulog Kelapa Gading oleh Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso pada Selasa (26/11/2019).

Kegiatan peluncuran tersebut turut dihadiri Executive Chairman DNR Corporation Rudy Tanoesoedibjo, yang juga merupakan President Director PT Istoreisend Elogistic Indonesia; Marketing Director PT Shopee Internasional Indonesia Handhika Jahja; dan Presiden Director PT JNE Indonesia Mohamed Feriadi, mewakili mitra-mitra yang berkolaborasi dengan Bulog dalam membentuk platform dagang-el PangananDotCom.

Kolaborasi ini dibangun atas dasar pengamatan pada platform dagang-el, dengan mempertimbangkan tantangan bisnis pangan yang dihadapi Indonesia, yaitu bahan pokok makanan kurang efisien karena infrastruktur yang kurang baik; kondisi tata letak geografis Indonesia yang terdiri dari 17.000 pulau yang membentang, sehingga menimbulkan harga ongkos kirim mahal dan waktu pengiriman yang lama; serta variasi yang kurang lengkap.

“PangananDotcom diharapkan menjadi king market atau supermall bahan pangan online yang terbesar di seluruh lndonesia, sehingga masyarakat mendapatkan bahan pangan dan kebutuhan sehari-hari dengan mudah dengan biaya pengiriman yang murah," ujar Budi Waseso, Selasa (26/11/2019).

Menurut pria yang akrab disapa Buwas itu, PangananDotCom diciptakan sebagai salah satu upaya Bulog untuk dapat menyukseskan program bantuan pangan pemerintah melalui pemanfaatan teknologi digital. Dia berharap penerima bantuan dapat memeroleh bahan pangan dengan mudah dan harga yang sama di seluruh wilayah Indonesia.

Pada peresmian ini, Bulog juga memperkenalkan 50 merek beras baru dengan berbagai macam kualitas seperti premium dan medium maupun beras khusus seperti beras merah, beras hitam, beras lokal daerah, dan beras organik.

Selain itu, Bulog memperkenalkan beras fortifikasi yang dilengkapi dengan 8 kandungan nutrisi dan merupakan salah satu upaya Bulog untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat dan mengentaskan stunting.

"Berbagai jenis brand yang diluncurkan tersebut menunjukkan komitmen Bulog untuk memberikan beras yang berkualitas dan memberikan pilihan yang sesuai dengan preferensi konsumen di Indonesia," ujar Buwas.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Perum Bulog dengan BRI tentang Paket Nature Karyawan BRI seluruh Indonesia dan juga antara Perum Bulog dengan BNI tentang Pengadaan Komoditas Untuk Program Healthy Lifestyle for Hi-Movers yaitu penyediaan paet pangan untuk 25.010 pegawai BNI di seluruh Indonesia yang mana khusus untuk wilayah Jabodetabek program ini melibatkan PangananDotCom.

Buwas juga berharap PangananDotCom dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat dalam pemenuhan pangan pokok berkualitas, sehingga terwujud ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Baca selengkapnya »

Geliat Industri Fashion Indonesia, Jadi Penyumbang Devisa Tertinggi

item-thumbnail
ilustrasi
INDONESIA: NEXT SUPERPOWER -- Dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin berat, Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) mendorong industri fashion di Indonesia harus memiliki ciri khas tersendiri.

Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemenaker Bambang Satrio Lelono mengatakan, industri fashion telah menempati posisi ketiga terbesar penyumbang devisa negara.

Baca selengkapnya »

Wow, Indonesia Berpotensi Jadi Produsen Mutiara Terbesar di Dunia

item-thumbnail
ilustrasi


INDONESIA: NEXT SUPERPOWER -- Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyebut Indonesia berpotensi besar menjadi penghasil mutiara nomor satu di dunia. (sumber)

Dengan catatan, masyarakat dan semua pemangku kepentingan harus komitmen menjaga kebersihan pantai dan laut.

Hal itu dikemukakan Edhy saat meninjau festival mutiara "Indonesia Pearl Festival (IPF) ke-8 yang berlangsung 21 - 24 November 2019 di Atrium Lippo Mall Kemang Jakarta Selatan.

"Saya melihat sendiri banyak kekayaan alam kita yang belum kita optimalkan. Dulu Indonesia, yang namanya mutiara ini kita adalah rajanya di dunia," ujarnya di Jakarta, Minggu (24/11/2019).

Menurut dia, saat ini Indonesia berada di posisi nomor 5 penghasil mutiara terbesar di dunia. Padahal, wilayah laut Indonesia sangat luas dan jumlah pulau juga mencapai sekitar 17.000 pulau.

"Berbudidaya mutiara ini pasti berhubungan dengan pantai dan laut yang bersih. Saya yakin Indonesia mempunyai peluang yang besar untuk bisa menjadi nomor 1 di dunia," tandasnya.

IPF terselenggara atas kerja sama KKP bersama DWP KKP, Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia (Asbumi), dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan yang mengusung tema “The Marvelous Indonesian South Sea Pearl” ini mengangkat keunikan serta keindahan Provinsi Sulawesi Utara dan Bunaken yang merupakan wilayah potensi budidaya dan produksi kerang mutiara.

Menurut Edhy, Sulawesi Utara merupakan daerah strategis. Selain dekat dengan perbatasan laut utara juga punya daya tarik yang luar biasa sehingga jadi salah satu provinsi yang menjadi fokus pemerintahan saat ini untuk dikembangkan.

"Ada 10 destinasi wisata (prioritas), salah satunya ada di Sulawesi Utara. Mudah mudahan itu nanti yang akan mendorong industri mutiara kita di sana," tuturnya.

Menteri Edhy juga berterimakasih kepada pelaku usaha budidaya dan perhiasan mutiara yang masih setia menekuni bisnis mutiara untuk menguatkan industri mutiara. Menurutnya, presiden telah memberi mandat untuk mendorong budidaya di sektor perikanan, termasuk juga mutiara.

Untuk itu, kata dia, KKP akan menjadi pembina dan mitra yang mencari jalan keluar bagi solusi-solusi yang selama ini belum selesai. "Kami akan membuka diri, kami juga akan terbuka menerima masukan supaya industri mutiara ini bisa berkembang," tegasnya.

Sementara itu, Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Agus Suherman mengatakan, IPF kali ini mengusung pesona mutiara laut selatan Indonesia (Indonesian South Sea Pearl) dari tiram Pinctada maxima hasil alam maupun hasil budidaya.

Dia mengungkapkan, sumber mutiara laut selatan ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia di antaranya Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tengara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Sumatera Barat.

Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) KKP Iis Edhy Prabowo menambahkan, mutiara laut selatan Indonesia berkontribusi 50% dari produksi South Sea Pearl dunia.

"Adalah PR kita bersama bagaimana agar dunia Internasional itu mengetahui bahwa mutiara terbaik itu berasal dari Indonesia, sehingga diharapkan potensi produksi mutiara menjadi penopang ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Baca selengkapnya »
Postingan Lama
Beranda